FIB Unand Pengabdian Ke Maninjau, Edukasi Siswa-siswi Ekskul Jurnalistik Smantara.

FIB Unand Pengabdian Ke Maninjau, Edukasi Siswa-siswi Ekskul Jurnalistik Smantara.

Maninjau, Smantara - Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB Unand) menggelar workshop ke SMA Negeri 1 Tanjung Raya, Sabtu (13/9). Aksi edukasi itu mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah beserta siswa-siswi yang terhimpun dalam Ekstra Kulikuler Jurnalistik.

Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Raya, Lidiya Ningsih bersama Wakahumas, Rita Susanti Dan mengatakan, kehadiran Dosen Fakultas Ilmu Budaya Unand ini sebagai momentum kerjasama memperkuat literasi siswa-siswi dan guru yang berkesempatan hadir seperti Desma Putri, Wiwik Diyana Putri dan Rudi Yudistira. 

"Kami senang atas kehadiran Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas ini. Program Pengabdian mendorong siswa-siswi kita semakin menambah ilmu pengetahuan tentang Karya Jurnalistik, karya sastra dan karya ilmiah. Kami berharap program pengabdian ini dapat kembali berlanjut," ujarnya. 

Sementara itu, Dr. Syafril, M.Si selaku Koordinator lapangan bersama Dr. Fadhillah dan Mukhlisin, S.S, M.Hum mengungkapkan kebahagiaan bisa mendapat kesempatan berjumpa dengan siswa-siswi beserta guru SMA Negeri 1 Tanjung Raya. Program Pengabdian ke Kawasan Danau Maninjau ini terlahir dua kali berjalan, meski sudah sering ke daerah tersebut. 

"Kami mendapat perhatian khusus terhadap Kampung Kelahiran Buya Hamka dan Nur Sutan Iskandar ini. Sastrawan terkenal tidak hanya di Nusantara, bahkan dunia mengenalnya." terang Dr. Syafril saat melaksanakan workshop di Ruang Perpustakaan Buya Hamka SMA Negeri 1 Tanjung Raya, Sabtu (13/9).

Pihaknya juga memberikan tugas dan tantangan kepada siswa-siswa, untuk membuat karya jurnalis, puisi dan pantun terbaik untuk dicetak menjadi buku. Dan biaya cetak buku siap ditanggung Bapak Dr. Syafril, M. Si. Akademisi Bahasa dan Sastra Indonesia Unand ini juga menyerahkan buah tangannya kepada pihak sekolah berupa lima buah buku sastra. 

"Kami harapkan komunikasi kita dapat berlanjut dengan membuat group whatapp. Kita lanjutkan bagaimana hasil karya ananda semua dapat tercetak berupa buku." pungkasnya. (rud)